Label

Kamis, 01 Desember 2011

Provit Jangka Panjang Vs Jangka Pendek


Ada usaha yang lagi trend, seperti kopi luwak misalnya. Banyak orang jadi melihat peluang ini. Dan ketika pasar padat dengan penjual, pembeli jadi banyak pilihan.
Jika ada peluang usaha yang lagi trend, dan Anda prediksi bahwa hanya bisa bertahan beberapa saat, maka Anda harus ambil keputusan untuk mengambil keuntungan semaksimal mungkin dalam jangka pendek. Jangan malah santai-santai! 
Tetapi jika Anda yakin bahwa usaha Anda justru akan boombing di 1-2 tahun ke depan, maka masa-masa ini adalah masa dimana Anda menanam.
Indonesia adalah pasar yang begitu besar. Sampai di negara tirai bambupun sudah diajarkan bahasa indonesia di sekolah-sekolah. Anda tentu tahu arahnya kemana mereka. Ya, ekspansi ke indonesia. Mereka sudah dan juga sedang bersiap-siap untuk itu.
Semakin maju sebuah negara, maka budaya asli akan semakin tergeser. Banyak orang jadi gampang STRESS. Itulah kenapa usaha hiburan, seperti karaoke dan “mall” berjamuran di mana-mana. Meski mungkin masih belum banyak orang yang senang berkaraoke. Tapi itulah kenyataannya yang akan terjadi ke depan. Semakin banyak orang yang gampang stress.
Jika mengambil usaha untuk jangka panjang, maka kita perlu tahu apa saja tantangan dan kelemahannya di masa mendatang.
Seperti misalnya perusahaan rokok nasional yang dijual ke perusahaan asing. Anda tahu kenapa kok perusahaan rokok itu dijual? apakah lagi sepi penjualannya? tentu bukan!  Ternyata alasannya simple : ke depan usaha rokok bukan makin boombing, tetapi melihat isu lingkungan dan kampanye anti tembakau, maka prediksinya akan semakin menurun. Dan owner dari pabrik rokok nasional itu mengambil langkah cerdik. Uang hasil penjualan ia alihkan untuk usaha lain.

Bisnis IT
Bidang ini saya bilang modal (uang) yang dikeluarkan relatif sedikit tetapi hasilnya bisa 10 kali lipat lebih.
Ini adalah satu bidang bisnis yang masih bisa bertahan lama. Kompetitor semakin banyak, tetapi pertumbuhan pengguna juga semakin meningkat.
Tentunya Anda ingin usaha Anda semakin besar. Misal dari perusahaan personal, jadi PT. Dengan demikian sudah pasti membutuhkan karyawan.
Rata-rata orang IT itu adalah orang yang cerdas. Semisal Anda mempunyai 1 karyawan yang memegang kendali perusahaan Anda, bukan tidak mungkin suatu saat dia keluar dan mendirikan perusahaan serupa.
Namanya juga orang cerdas, ga mau donk kalau kerja di orang dengan bayaran yang kecil padahal dia melihat dengan kasat mata bahwa profit perusahaan sedemikian besar?
Kalau Anda tahu hal ini, maka Anda harus pintar memilih model karyawan mana yang Anda butuhkan.Apakah karyawan yang pintar ataukah karyawan yang TAAT ?
Kalau karyawan cowok rata-rata niatnya untuk berwirausaha lebih besar ketimbang cewek. Itulah alasan mengapa lebih baik memilih karyawan cewek. Selain karena bisa bertahan lebih lama, karyawan cewek juga lebih telaten. 

Sumber   : Adabisnis.com



Tidak ada komentar:

Posting Komentar